suasana keramaian calon wali santri baru di pondok pesantren An-nuqthah

Di pondok pesantren An-nuqthah Tanggal 10 Febuari 2019 yang sedang ada acara tes ujian lisan dan ujian tulis buat santri baru yang ingin mendaftarkan menjadi santri di pondok pesantren an-nuathah
sangatlah banyak dan di padati oleh ibu dan bapak-bapak calon wali santri baru di ponpes an-nuqthah ini dan para warga penjuru wilayah -wilayah tertentu yang ingin mendatangin ke pondok pesantren an-nuqtah ini..
jihad (Arab: جهاد‎) menurut syariat Islam adalah berjuang dengan sungguh-sungguh.[1] Jihad dilaksanakan untuk menjalankan misi utama manusia yaitu menegakkan Din (atau bisa diartikan sebagai agama) Allah atau menjaga Din tetap tegak, dengan cara-cara sesuai dengan garis perjuangan para Rasul dan Al-Quran. Jihad yang dilaksanakan Rasul adalah berdakwah agar manusia meninggalkan kemusyrikan dan kembali kepada aturan Allah, menyucikan qalbu, memberikan pengajaran kepada ummat dan mendidik manusia agar sesuai dengan tujuan penciptaan mereka yaitu menjadi khalifah Allah di bumi dengan damai dan saling mengasihi. Namun dalam berjihad, Islam melarang pemaksaan dan kekerasan, termasuk membunuh warga sipil yang tidak ikut berperang, .

Banyak sekali cerita-cerita yang ada dalam kehidupan anak pesantren itu selalu menjadikan sebuah pengalaman yang paling berkesan dan selalu menjadi kebahagiaan sekaligus kenangan tersendiri bagi mereka para santri. Bagi para alumni ataupun kamu yang masih mondok tentu banyak mengalami berbagai pengalaman kehidupan di pesantren, dan tentu selain menuai banyak kesan bahagia hal lainnya yang paling menjadi momentum keadaan pahit manisnya derita yang selalu menjadi cobaan terberat bagi para santri adalah ketika mereka berhadapan dengan cobaan-cobaan berat.

Walaupun cobaan-cobaan selalu menghadangnya tetapi hal itu selalu mereka hadapi dengan tabah, dan ikhlas. Karena mereka sadar akan pentingnya menuntut Ilmu. Sadar memang menjadi umat muslim itu wajib hukumnya untuk menuntut Ilmu. Sehingga sampai ada yang rela mempertaruhkan segalanya demi sebuah Ilmu yang bermanfaat.

Perlu kita sadari sebagaimana mestinnya Ilmu itu akan selalu mendampingi kita kelak nanti di alam kubur nanti, ia akan membela kita dengan penuh sehingga kita bisa ditempatkan di Surga-Nya. Maka dari itu menuntut Ilmu adalah sangat penting, banyak sekali berbagai cara-cara untuk dilakukan demi mendapatkan Ilmu Agama.

Makna dari kata pesantren An-nuqthah….

Pesantren  modern an-nuqthah adalah sebuah pendidikan tradisional yang para siswanya tinggal bersama dan belajar di bawah bimbingan guru yang lebih dikenal dengan sebutan kiai dan mempunyai asrama untuk tempat menginap santri. Santri tersebut berada dalam kompleks yang juga menyediakan masjid untuk beribadah, ruang untuk belajar, dan kegiatan keagamaan lainnya. Kompleks ini biasanya dikelilingi oleh tembok untuk dapat mengawasi keluar masuknya para santri sesuai dengan peraturan yang berlaku.[1]. Pondok Pesantren merupakan dua istilah yang menunjukkan satu pengertian. Pesantren menurut pengertian dasarnya adalah tempat belajar para santri, sedangkan pondok berarti rumah atau tempat tinggal sederhana terbuat dari bambu. Di samping itu, kata pondok mungkin berasal dari Bahasa Arab Funduq yang berarti asrama atau hotel. Di Jawa termasuk Sunda dan Madura umumnya digunakan istilah pondok dan pesantren, sedang di Aceh dikenal dengan Istilah dayah atau rangkang atau menuasa, sedangkan di Minangkabau disebut surau.[2] Pesantren juga dapat dipahami sebagai lembaga pendidikan dan pengajaran agama, umumnya dengan cara nonklasikal, di mana seorang kiai mengajarkan ilmu agama Islam kepada santri-santri berdasarkan kitab-kitab yang ditulis dalam bahasa Arab oleh Ulama Abad pertengahan, dan para santrinya biasanya tinggal di pondok (asrama) dalam pesantren tersebut. 

Leave a Comment